Awal pertama ku kenal diri mu
    terasa sangat indah di saat-saat itu
    seiring waktu
    semua pun berlalu
    semua cerita antara aku dan dia

    ada cerita tentang aku dan dia
    saat kita berdua saat masiu bersama

    yah…
    t’rasa bahagia
    t’rasa sangat sangat sempurna
    saat bersama dengan dirimu
    semua terasa sangat indah disaat itu
    saling berbagi rasa walau terkadan suka dan duka datang bernaung
    namu semua terlewati selalu bersama mu
    kini entah mengapa
    kenapa semua ini  tingal cerita sepengal
    harapan di dalam hati ku hanya untuk mu


    seiring waktu
    semua pun berlalu
    semua cerita antara aku dan dia

    ada cerita tentang aku dan dia
    saat kita berdua saat masiu bersama

    oh...
    oh... oh oooo
    oh....
    oh
    oh oh ooooo

    download original song disini

    Hey my name is Erick magai sa pung nama kampong AIDA nama yang bagus kan ha.. next, okok lah sa pung asal dari wanggar, sa lahir tanggal 08 november 1995 menurut data puskesmas wanggar sari. Terlahir di tengah keluarga yang sangat sederhana dari ayah [PM] dan bunda [YM] dengan patokan hidup keluarga [takut akan tuhan adalah permulaan, pengetahua,n cara hidup yang baik untuk dunia dan akhirat] .
    Sa anak ke 6 dari 8 bersodara, namu kaka lena dan ade jefry sudah di pangil pulang sama yang maha kuasa, dan saat ini kami tingal 6 bersodara yang (I) kaka dona, (II) kaka aten, (III) kaka min, (IV) kaka ina, (V) saya sendiri, dan yang terakhir (VI) Fredik magai. Ini lah sedikit profil singkat dari sa, untuk selengkapnya dapat di cari dari berbagai sumber.
    Sa pung Rute pendidikan
    Taman kanak-kanak : TK mekar sari wanggar sp.b [note: lukus dengan predikan terbaik meski sa pung umur masi 5 tahun].
    Sekolah dasar : SD impress wanggar sari [note: lulus dengan usaha dan didikan ayah dan bunda].
    Sekolah menenga pertama : SMP Negeri 1 wanggar [note: lulus dengan nilai kasihan].

    Sekolah Menenga Kejuruan : SMK Negeri 5 jayapura [note: lulus dengan nilai manja dari walikelas bunda selpy].

    ;-PM--------[E]--------YM-;

    Misi saat ini
    Pengembangan perusahaan IT
    ü   Mini hostpot
    ü   Jasa layanan hosting web
    ü   Developer website [wordpress, php custom, framework]
    ü   Teknisi pangilan [laptop sekarat Tanya ahli nya]
    ü   Internet marketing, IT tutorial di :
    ·             www.ilmuitku.com
    ·            www.papuaitcenter.com
    ·            www.rajawebsitepapua.com
    Prestasi
    Sa punya karya  kerja nyata, membuktikan prestasi yang saya punya.
    Tingkat kota [ada]
    Provinsi [ada]

    Nasional [ada]

    Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
    Guru bertanya..??
    Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”
    Sebagian besar murid-murid itu menjawab,
    “Aku benci kamu!”
    “Kamu tau aku buta!!”
    “Kamu egois!”
    “Nggak tau malu!”
    Jawaban seorang siswa membuat sang guru terkejut !!.|_|.!!
    Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.
    Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
    Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”
    Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”
    Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.
    Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”
    Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.
    Sang guru memberikan arahan kepada murit-murit.!
    Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.
    Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
    Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.
    Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
    Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.
    Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.
    Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.
    Mereka yang sering menyanjungmu setinggi langit, mungkin bukan karena engkau pahlawan, tapi mungkin karena mereka memaafkan keburukanmu.
    Mereka yang selalu menghinamu dan menghakimimu, mungkin bukan karena mereka membencimu, tapi karena mereka ingin menguji ketulusan cintamu.

    Sumber [https://www.facebook.com/planetuang/]

    Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo (lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951; umur 63 tahun) adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat. Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam bisnis dan politik. Bersama Hatta Rajasa, ia maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2014.

    Lahir di Jakarta, masa kecil Prabowo sebagai putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo banyak dilewatkan di luar negeri bersama orangtuanya. Minatnya pada dunia militer dipengaruhi figur paman Soebianto Djojohadikusumo yang gugur dalam Pertempuran Lengkong 1946. Masuk Akademi Militer Magelang pada tahun 1970 dan lulus pada tahun 1974 sebagai letnan dua, Prabowo mencatatkan diri sebagai komandan termuda saat mengikuti operasi Tim Nanggala di Timor Timur. Kariernya melejit setelah menjabat Wakil Detasemen Penanggulangan Teror Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1983. Merengkuh jabatan Komandan Kopassus pada 1995, selang setahun ia dipromosikan sebagai Komandan Jenderal Kopasus, memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Terakhir, ia bertugas sebagai Panglima Kostrad dua bulan sampai kejatuhan Presiden Soeharto pada Mei 1998.

    Setelah tidak aktif dalam dinas militer, Prabowo menghabiskan waktu di Yordania dan beberapa negera Eropa. Ia menekuni dunia bisnis, mengikuti adiknya Hashim Djojohadikusumo yang pengusaha minyak. Bisnis Prabowo meliputi sedikitnya 27 perusahaan yang bergerak di sektor berbeda. Kembali ke Tanah Air, ia berkecimpung dalam politik. Pada 2008, ia bersama rekannya mengukuhkan pembentukan Partai Gerakan Indonesia Raya. Lewat jalur perhimpunan, Prabowo merangkul petani, pedagang pasar tradisional, dan kegiatan pencak silat Indonesia. Selama dua periode, ia memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak 2004.

    Kehidupan pribadi

    Prabowo (berdiri di kanan atas) bersama keluarganya.
    Prabowo adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo (yang merupakan begawan ekonomi Indonesia) dan Dora Marie Sigar, atau lebih dikenal dengan nama Dora Soemitro. Ia juga merupakan cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, anggota BPUPKI, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua DPA pertama. Prabowo Subianto dinamai menurut Soebianto Djojohadikoesoemo, pamannya yang gugur dalam Pertempuran Lengkong. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, dan satu orang adik, Hashim Djojohadikusumo.

    Masa kecilnya banyak dihabiskan di luar negeri. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dalam waktu 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Pada tahun 1970, barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang.

    Prabowo adalah keturunan Panglima Laskar Diponegoro untuk wilayah Gowong (Kedu) yang bernama Raden Tumenggung Kertanegara III. Prabowo juga terhitung sebagai salah seorang keturunan dari Adipati Mrapat, Bupati Kadipaten Banyumas Pertama. Selain itu, garis keturunannya dapat ditilik kembali ke sultan-sultan Mataram.

    Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto pada bulan Mei 1983 dan berpisah pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mundur dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Dari pernikahan ini, Prabowo dikaruniai seorang anak, Ragowo "Didiet" Hediprasetyo. Didiet tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer.

    Informasi pribadi

    Nama Prabowo Subianto Djojohadikusumo
    Lahir 17 Oktober 1951 Jakarta, Indonesia
    Kebangsaan    Indonesia
    Partai politik  Gerindra
    Suami/istri        Siti Hediati Hariyadi (1983-1998)
    Anak    Didiet Prabowo
    Profesi                Perwira militer, politikus, pengusaha
    Agama                Islam
    Pendidikan:
    SMA: American School In London, U.K. (1969)
    Akabri Darat Magelang (1970-1974)
    Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD
    Kursus/Pelatihan:
    Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)
    Kursus Para Komando (1975)
    Jump Master (1977)
    Kursus Perwira Penyelidik (1977)
    Free Fall (1981)
    Counter Terorist Course Gsg-9 Germany (1981)
    Special Forces Officer Course, Ft. Benning U.S.A. (1981)

    Pekerjaan:
    Perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (1974 – 1998)
    Wiraswasta

    Jabatan:
    Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976)
    Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1977)
    Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983-1985)
    Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985-1987)
    Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991)
    Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad (1991-1993)
    Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993-1995)
    Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (1994)
    Komandan Komando Pasukan Khusus (1995-1996)
    Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
    Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998)
    Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998)
    Ketua Umum HKTI periode 2004-2009

    Jabatan Sekarang:
    Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan President Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia
    President Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia
    President Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia

    Tanda Jasa/Penghargaan:
    Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (Prestasi)
    Satya Lencana Kesetiaan Xvi Tahun
    Satya Lencana Seroja Ulangan–Iii
    Satya Lencana Raksaka Dharma
    Satya Lencana Dwija Sistha
    Satya Lencana Wira Karya
    The First Class The Padin Medal Ops Honor Dari Kamboja
    Bintang Yudha Dharma Nararya

    Keterangan Lain:
    Keanggotaan Dalam Organisasi Politik
    Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro
    Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
    Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan)
    Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar
    Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang Di 4 Provinsi di Indonesia
    Ketua Yayasan 25 Januari
    Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)

    Penghargaan           
    Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
    Satyalancana Kesetiaan XVI
    Satyalancana Seroja Ulangan–III
    Satyalancana Raksaka Dharma
    Satyalancana Dwija Sistha
    Satyalancana Wira Karya
    Bintang Yudha Dharma Nararya
    Alamat:
    NUSANTARA ENERGY GROUP Menara Bidakara 9th Floor
    Jl. Gatot Subroto kav. 71-73 Jakarta 12870 Indonesia
    Tel : +62 (0)21 8379 3250
    Fax : +62 (0)21 8379 3253
    Email : info@prabowosubianto.com
    Website : www.prabowosubianto.com

    DPP PARTAI GERINDRA
    Jl. Brawijaya IX No.1 , Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jakarta 12160 INDONESIA
    Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo (lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951; umur 58 tahun) adalah mantan Danjen Kopassus dan menantu dari mantan Presiden Indonesia Soeharto. Prabowo adalah calon presiden dalam pemilu presiden Republik Indonesia 2009 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) dan pemilu 2014.

    Note [dari berbagai sumber]


Top